04 November 2008

Calon Pemimpin/ Pemimpin Idaman Rakyat !


Dari berbagai pemberitaan media yang berkembang akhir-akhir ini, wacana suksesi kepemimpinan baik lokal maupun nasional menggelinding laksana “snowball”. Semua orang berupaya menampilkan performance yang terbaik, semua photo, gambar-gambar, maupun visualisasi yang terpampang pada baleho, spanduk maupun iklan di media cetak ataupun elektronik nampak tersenyum dengan ramahnya. Semua itu dilakukan adalah untuk mewujudkan kepentingan politiknya, yang di dalam arti sempit adalah langkah dan strategi untuk meraih dan merebut kekuasaan.

Namun di balik itu semua, (bukan bermaksud apripori) selain senyum dan keramah tamahan yang merupakan bagian dari ibadah itu adalah apakah semua yang dilakukan itu merupakan hal yang ikhlas dan murni (dari lubuk hati mereka yang paling dalam?). Jawabannya tentu mereka sendiri dan Sang Penguasa Alam yang mengetahui.

Politik tetaplah politik, karena semua pasti akan jelas terungkap setelah roda waktu terus berjalan. Berbagai “penampakan” dinamika sikap terjadi setelah usainya “peperangan”. Ada yang benar-benar konsisten akan “senyum dan keramah tamahannya”, namun ada pula yang menampakkan “keasliannya”, khususnya bagi mereka yang kalah dalam “peperangan”. Mereka berperan ibarat oposan yang seakan tidak pernah mau menerima kebijakan apapun yang dilakukan oleh sang “pemenang”. Meminjam istilah pakar manajemen perubahan Rhenald Kasali yang menyatakan bahwa dengan mudah orang-orang yang kalah mengevaluasi dan memberi nilai pada kepemimpinan orang yang terpilih dan seakan-akan merekalah guru besarnya.

Seperti diketahui Kepemimpinan merupakan suatu upaya mempengaruhi kegiatan pengikut (bawahan) melalui proses komunikasi untuk mencapai tujuan tertentu (Gibson, Ivanchevich, & Donnelly, 1995). Dari pengertian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan merupakan suatu hubungan antar individu yang tertuju pada faktor kekuasan dan pengaruh. Ketika seorang individu berusaha mempengaruhi perilaku individu lainnya dalam suatu kelompok tanpa menggunakan bentuk paksaan, maka usaha ini dapat didefinisikan sebagai kepemimpinan.

Didalam teori kepemimpinan, Gaya kepemimpinan yang dimiliki oleh seseorang pada dasarnya adalah :
1. Kepemimpinan Transaksional
Adalah sebuah imbalan untuk mendapatkan kepatuhan (Bass, dalam Yukl, 1994). Dalam menggunakan gaya transaksi, pemimpin bersandar pada contingent reward leadership (imbalan) dan management by exception (hukuman).
Kepemimpinan berdasarkan imbalan merupakan suatu bentuk pertukaran aktif dan positif antara pemimpin dan bawahan, bawahan diberi imbalan atau dihargai atas tercapainya tujuan yang telah disepakati. Imbalan diberikan sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati. Sedangkan kepemimpinan berdasarkan hukuman merupakan transaksi aktif dan pasif antara pemimpin dan bawahan (Hater & Bass, 1988), dengan cara kritik, instruksi dan lain-lain.
2. Kepemimpinan Transformasional
Transformasi diartikan sebagai suatu perubahan ke arah yang lebih baik. Pemimpin transformasional berusaha mentransformasi dan memotivasi para pengikut dengan: (a) membuat mereka lebih sadar mengenai pentingnya hasil-hasil suatu pekerjaan, (b) meminta individu mementingkan kepentingan tim di atas kepentingan pribadi, dan (c) mengubah tingkat kebutuhan (Hirarki Maslow) bawahan atau memperluas kebutuhan bawahan.

Berdasarkan gaya kepemimpinan tersebut, sudah selayaknya Calon Pemimpin dan atau Pemimpin yang saat ini sedang “beredar”, untuk mulai berfikir secara reformis, yaitu melakukan perubahan mindset untuk selalu berusaha meningkatkan perhatian, memberi stimulasi intelektual dan memberi inspirasi pada bawahan untuk lebih mementingkan kepentingan yang lebih besar di atas kepentingan kelompok atau pribadi semata.

Suatu studi yang dilakukan Rowley pada perusahaan besar sekelas Microsoft (dalam Kasali, 2008) ditemukan bahwa pikiran-pikiran otomatik dan kebiasaan yang dibentuk oleh core belief (apa yang kita percayai, otomatis membentuk kita) adalah termasuk salah satu hal yang sangat dibutuhkan bagi calon pemimpin. Dalam studi tersebut hasilnya sungguh mengejutkan, yaitu bahwa tidak semua pemimpin memiliki percaya diri yang kuat dan tidak semua pemimpin itu “menjadi”, melainkan dibentuk orang lain ( karena pemberian berupa jabatan, yang itupun bukan karena kinerja, tetapi karena upaya kelompok massa, atau keluarga seseorang), dan menurut JC Maxwell, pemimpin demikian disebut sebagai pemimpin terendah.

Kondisi seperti ini banyak terjadi di negeri kita, mereka senantiasa mencari kompensasi untuk menutupi kekurangannya. Dengan berbagai dalih mereka menciptakan program dan kegiatan yang sesungguhnya tidak sinkron dan realistis jika dikaitkan dengan tugas pokok yang diembannya, sehingga alhasil pelaksanaan tugas tidak berjalan secara optimal.

Pemimpin yang percaya diri akan memiliki keteguhan dan merasa mampu menyelesaikan tugas dengan berhasil, karena mereka berkompeten dan tahu apa yang harus dilakukan. Kompetensi yang tanpa didukung core belief yang kuat sama dengan orang yang membangun rumah di atas pasir (Kasali, 2008).

Semua hal diatas sesungguhnya cukup terkait dengan gambaran tentang kepemimpinan yang ada di negeri kita, sehingga sangatlah tepat kalau mulai saat ini kita mereform diri dan lingkungan kita untuk tidak terlibat dalam kehidupan yang penuh “kompensasi” negatif, seperti menonjolkan sikap asal bapak senang, sikap menjilat pimpinan, sikap “nggeh-nggeh” dan lain-lain.

Kondisi ketidakpercayadirian ini secara implisit terlihat dari alotnya penggodokan RUU Pemilu Presiden dan Wapres. Berbagai cara dilakukan oleh kekuatan politik untuk berusaha menjegal lawan politiknya, seperti soal penentuan syarat pendidikan bagi capres, syarat perolehan suara untuk pengajuan pasangan calon dari parpol/gabungan parpol dan lain-lain. Kecemasan ini bermula karena sang pemimpin/calon pemimpin tidak mempunyai kekuatan emosional yang memadai, mereka (seperti) tidak menyadari bahwa apun yang terjadi dalam hidup ini adalah keseimbangan, antara inteligensi, emosional dan sikap moral. Tidaklah berlebihan dan sangat kemungkinan jika mereka kemudian “menitipkan” kecemasan itu secara simultan dan hierarkies kepada para pendukungnya untuk ”bersuara keras” memaksakan kehendak sempitnya.

Di era globalisasi yang penuh tantangan ini, bangsa kita seharusnya sudah mulai berfikir secara global dan dinamis, dengan menghilangkan sikap orthodoks yang menggiring kita berfikir secara skeptis. Sudah saatnya juga kita berfikir secara objektif, serta mengedepankan kepentingan yang lebih besar daripada kepentingan pribadi.

Tiada gading yang tak retak .......

22 komentar:

  1. teorinya benar sekali tucH...taPi pada realitanya.Tidak semua Pemimpin itu mengerti betul apa Defenisi Kepemimpinan itu????Sehingga apa yg dipimpin itu tidak terpimpin...dan akhir kata,,...Hendaknya lah kiranya para Pemimpin menerepkan semua ilmu itu dengan praktek yang seharusnya.

    BalasHapus
  2. Menurutku....pemimpin itu dengan rakyatnya laksana bumi dan air. Bumi merupakan rakyat sedangkan air adalah pemimpin. Bumi pada suatu masa mengalami kekeringan, maka tidak hanya tumbuh-tumbuhan yg sengsara tapi juga hewan lainnya, apalagi manusia. Nah....mereka tentunya mengharapkan setetes air yang membasahi bumi. Nah...pemimpin pasnya berlaku seperti itu....mengetahui apa yang dibutuhkan rakyatnya. Sebenarnya ada dalam HASTA BRATA KEPEMIMPINAN. Ini kan ilmunya Alumni Sekolah Pamong Praja, maka sangat layaklah dia untuk menjadi KDH atau bahkan presiden.

    BalasHapus
  3. Idealnya, seorang pemimpin memang memiliki IQ, ESQ, SQ yang bagus.
    Namun memang sulit mencari sosok pemimpin yang konsisten dan tangguh

    BalasHapus
  4. udah pada ikutan ESQ ( ari ginanjar ) blom para pemimpin Pemko sibolga!!!!

    jangan ampe kalah ama awak yang mahasiswa udah ikutan ESQ

    BalasHapus
  5. pemimpin menurutku harus kayak slogannya dunia pendidkan nih.. Ing ngarso sung tulada, ing madya mangunkarsa, tut wuri handayani.. disegala penjuru bisa mengayomi masyarakat yg dipimpinnya..iya g..?

    BalasHapus
  6. Yang saya soroti bukan para calon itu. Tapi seandainya kita mereka, karena kita adalah pemimpin. Minimal memimpin diri sendiri. Menyuruh diri kita bangun pagi juga rasanya berat. Jadi, ayo kita jadi pemimpin (saya sedang berbicara terhadap diri sendiri) yang baik. Kalau kita bisa memimpin diri kita dengan baik, maka orang lain akan mudah kita pimpin. Salam. Seno.

    BalasHapus
  7. Eh..eh.. terima kasih doanya. Amiin. Semoga orang-orang yang mendoakan aku, mendapat rahmat, dimudahkan rejekinya dan sukses dunia akhirat. Salam.

    BalasHapus
  8. Memang menyebutkan kata pemimpin sangat mudah, namun untuk menjadikan diri menjadi pemimpin yang hakiki adalah hal yang terberat. Satu hal yang harus kita ingat bahwa setiap pemimpin akan ditanya pertanggunjawabannya di muka yang maha kuasa di akhirat nanti. Untuk itu hendaknya para pemimpin benar-benar melaksanakan amanah yang diembannya.
    Berkarya terus Pak Kurniawan....!!!

    BalasHapus
  9. Ya sich kele....
    Thats correct...
    Btwotb, nanya nich...
    pribadi kele jg, gmn cara mimpin :
    1. Orang Pemarah/Emosional;
    2. Orang Tell Me kayak si Bolot;
    3. Orang2 terbelakang tp sok teu bgt..
    Minta saran nich kele..

    BalasHapus
  10. mau nya pemimpin tuch haruslah memperhatikan terhadap bawahan, krn kbrhasilan pemimpin itukan dari bawahan, krn di zaman skrng bnyk pemimpin yg mementingkan dirr sndri dan tdk bs menerima saran atw pendapat dr bawahan.

    BalasHapus
  11. knapa harus berpiramid gitu pic na...what thats means??

    BalasHapus
  12. is speedily Links london Chainsapproaching and men across the earth will start stress out about it. links of london sweetie bracelet Choosing a Valentine's Gift can be somewhat grueling, friendship bracelets especially if she and you are entirely close and all you want to do is dash her sympathy during this unusual reason. links of london uk All you necessity is some planning, the little thoughts, and a whole lot of honey. links of london silver If you are mystified for an idea for the Valentines Day gift now then why not ponder a discount links of london section of .Links Of London Bracelet is the classic and thoughtful gift to believe, links of london bracelet sale however, this is regularly above people's budgets. When selecting cheap links of london bracelet Bracelet get something that she will like, attire and show off to her links. links of london bracelet uk If she never wears jewels then bountiful her a wristlet is a very discount links of london bracelets risky and inadvisable gift.

    BalasHapus
  13. When UGG Classic Tall moment in Classic Tall Boots time Classic Tall uggs pertains find ugg 5815 expensive jewelry regarding UGG Cardy Mother you'll notice Cardy Boots engagement rings is among the actual
    Classic Tall uggs ideal presents you can actually produce your mother. You Cardy Ugg boots can find explanation Cardy uggs why folks should display his or her's mother's ugg 5819 with gifts. A birthday and mom's birthday are usually a couple of the extremely UGG Classic Short

    BalasHapus
  14. When UGG Classic Tall moment in Classic Tall Boots time Classic Tall uggs pertains find ugg 5815 expensive jewelry regarding UGG Cardy Mother you'll notice Cardy Boots engagement rings is among the actual
    Classic Tall uggs ideal presents you can actually produce your mother. You Cardy Ugg boots can find explanation Cardy uggs why folks should display his or her's mother's ugg 5819 with gifts. A birthday and mom's birthday are usually a couple of the extremely UGG Classic Short

    BalasHapus
  15. Silver wedding bands pandora sale are an excellent pandora jewellery uk choice if you want pandora shop a ring that is affordable, long-lasting pandora 2010 and available in a number pandora jewelry of styles. If you are looking pandora earrings for a great selection of men's silver wedding discount pandora earrings rings in a variety of designs, then the best buy pandora earrings place to go is online. Most “brick and mortar” jewelers only pandora earrings uk sell wedding bands made from gold and platinum, but online jewelry stores pandora earrings silver recognize that their sales rely on customer demand. To find the perfect band for you, check the selection of silver wedding rings for men and compare prices online.

    BalasHapus
  16. For instance a watering hole, moncler actively playing golf lingerie is definitely an gain within the vital supplies that you can check out before playing. moncler Boutique Moreover, golf apparel is literally more than purely essential because of fixture. moncler pas cher In general, but also the squad banner of his fashion statement. That may use them in and around for professional parties more than a amazing trouser to mean the beautyEven as a result of sport, people can continue to showcase most of the inspiration inside manner. moncler prix It's been for a while personally seen as well as the established about quite a few events along with activities. moncler soldes An ideal back into playing golf, football, cycling, and etc- clothing fashion could be as well as and fit you. moncler paris However golfs creation at present promises confusions and therefore bickering perhaps customers, golf dresses, most certainly was piece of their records. As all other physical activities, moncler polo the entire recognized past with golfs origins shows of which anyone what individual wishes the sport of golf is required to clothing specialised gowns. moncler veste One that can simply effectively reveal to in which -the poker player is without question from the well-to-do group.For sure, moncler doudoune that dress wear with play golf obtain just exactly strengthened the assumption that this sport was probably more particularly came up with towards successful folks. Golfing dresses can be utterly pricy. moncler homme Then again, when using the many models and also makers sprouting wherever, is just the game often as rspectable just as ahead of?Even though broad strategy towards playing may be attached with a great deal in the course of the country's the historical past, it is very rather unjust so that it will assess one thing outside of your dog's gown code.

    BalasHapus
  17. bagus nich artikelnya, sangat cocok dengan kondisi sekarang yang sedang mengadakan pemilihan umun untuk gubernur jakarta!

    BalasHapus
  18. sungguh harapan banyak masyarakat di negara kita
    tetapi sayang yang saya ketahui tidak sedikit pemerintah yang kurang memperhatikan rakyatnya.

    BalasHapus
  19. siapapun pemimpinya bagi q sich gk masalah ya. Yg jdi masalah itu pemimpin yg memikirkan diri sendiri daripda rakyatnya...

    BalasHapus
  20. Pemimpin yang bisa membangun rakyat yang lebih maju adalah harapan rakyat-rakyatnya. Terima kasih atas artikel yang sudah dibagi dan salam sukses

    BalasHapus

Saya sangat berterima kasih bila teman berkunjung dan meninggalkan komentar. Yakinlah teman, saya "pasti" akan melakukan hal yang sama, karena hidup akan semakin indah, jika kita saling memberi dan menerima.